SiteMinder: Indonesia Memimpin Dunia dalam Pariwisata Ramah Lingkungan di Tahun 2025

BrandExcellence.id – Laporan SiteMinder’s Changing Traveller Report 2025 mengungkapkan bahwa wisatawan Indonesia kini menjadi pelopor dalam tren pariwisata ramah lingkungan. Berdasarkan survei dari lebih dari 12.000 responden di 14 negara, wisatawan Indonesia tidak hanya bersedia membayar lebih untuk akomodasi yang ramah lingkungan tetapi juga memprioritaskan aspek lingkungan dalam perjalanan mereka. Data menunjukkan 95% wisatawan Indonesia bersedia membayar lebih untuk menginap di hotel ramah lingkungan, dengan persentase ini meningkat menjadi 97% pada generasi Gen Z dan Milenial.

siteminder
Rio Ricaro – Country Manager Indonesia SiteMinder 2024
Perubahan Besar dalam Perilaku dan Preferensi Wisatawan Indonesia

Tren ini menandai perubahan besar di kalangan wisatawan Indonesia yang kini lebih mementingkan keberlanjutan. Dari data SiteMinder, hampir sepertiga wisatawan Indonesia bersedia membayar hingga 10% lebih mahal untuk akomodasi yang berkelanjutan. Bahkan, sebanyak 7% wisatawan Indonesia menyatakan kesiapan mereka untuk membayar lebih dari 50% dari harga standar demi fasilitas ramah lingkungan. Tren ini tidak hanya terjadi pada generasi muda, tetapi juga didorong oleh berbagai kelompok usia lainnya.

Laporan tersebut juga menunjukkan niat wisatawan Indonesia untuk meningkatkan anggaran akomodasi mereka pada tahun 2025. Hampir semua responden Indonesia (96%) berencana mempertahankan atau bahkan meningkatkan anggaran perjalanan mereka, termasuk 75% dari Gen Z dan 66% dari Milenial.

Destinasi Favorit dan Kecenderungan Perjalanan

Tahun 2025 diperkirakan akan menjadi tahun yang aktif bagi pariwisata Indonesia. SiteMinder melaporkan bahwa 79% wisatawan Indonesia berencana bepergian ke luar negeri. Negara-negara Asia, seperti Jepang, Singapura, dan Korea Selatan, menjadi pilihan utama, sementara domestik, Pulau Jawa tetap menjadi destinasi favorit.

Di samping destinasi, preferensi wisatawan Indonesia juga menunjukkan kecenderungan untuk memesan akomodasi melalui agen perjalanan online (OTA). Pada tahun 2025, sekitar 62% wisatawan Indonesia diproyeksikan akan menggunakan OTA untuk melakukan pemesanan akomodasi mereka.

Perpaduan Liburan dan Bekerja dalam Tren Ekawisatawan

Dengan munculnya konsep “Ekawisatawan” atau The Everything Traveller, wisatawan Indonesia semakin mengintegrasikan pekerjaan dengan liburan. Sekitar 66% wisatawan Indonesia berencana bekerja sambil berlibur, menjadikannya kelompok kedua tertinggi di dunia setelah Thailand. Selain itu, sebagian besar dari mereka berniat menghabiskan waktu di hotel selama perjalanan.

Dengan perubahan perilaku wisatawan ini, Rio Ricaro, Country Manager SiteMinder Indonesia, menekankan pentingnya pemahaman mendalam bagi para pelaku bisnis perhotelan. “Perubahan ini menunjukkan bahwa wisatawan Indonesia semakin memilih akomodasi ramah lingkungan dan anggaran lebih besar, mencerminkan tren perjalanan yang lebih bijaksana dan eksploratif,” ujarnya.

Laporan SiteMinder’s Changing Traveller Report 2025 dapat menjadi panduan penting bagi industri perhotelan dalam mengantisipasi perubahan preferensi dan menyediakan pengalaman menginap yang lebih ramah lingkungan dan inovatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *