Pupuk Kaltim Perkokoh Komitmen Lingkungan: 638 Ribu Pohon untuk Masa Depan Hijau

csr pupuk kaltim 2024
Manajemen, karyawan, dan Persatuan Istri Karyawan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melakukan penanaman pohon di Bontang, Kalimantan Timur. Dalam rangka menyambut Hari Menanam Pohon Indonesia yang jatuh pada 28 November setiap tahunnya, Pupuk Kaltim kembali menegaskan komitmennya pada pengurangan emisi karbon lewat program Community Forest. Inisiatif ini sekaligus mendukung upaya pemerintah mencapai Net Zero Emission 2060.

BrandExcellence.id – Dalam peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menunjukkan dedikasi nyata terhadap pelestarian lingkungan. Melalui program Community Forest yang dimulai sejak 2022, perusahaan ini telah berhasil menanam lebih dari 638.872 pohon di area seluas 322 hektare. Program ini, yang juga mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), diproyeksikan mampu menyerap hingga 600.000 ton karbon dioksida (CO2) per tahun, sebagai langkah mendukung target Net Zero Emission pada 2060.

Penanaman dilakukan di lima provinsi, yakni Kalimantan Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat. Jenis pohon yang ditanam meliputi mangrove, pohon buah seperti durian dan alpukat, hingga tanaman buah langka seperti matoa dan bisbul. Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Manfaat Ekonomi dan Pendampingan Berkelanjutan

Sebagai bagian dari program, Pupuk Kaltim berkolaborasi dengan masyarakat lokal melalui pelibatan petani di sekitar wilayah tanam. Program ini terintegrasi dengan inisiatif MAKMUR dan Agrosolution, memberikan edukasi dan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Hasilnya, lahan tidur dapat dimanfaatkan kembali, memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga ekosistem alam.

“Selain memperbaiki kualitas lingkungan, program ini membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat, terutama petani. Dengan dukungan berkelanjutan, kami percaya dampak positif ini akan terus bertahan lama,” ujar Budi Wahju Soesilo.

Masa Depan Hijau Berkelanjutan

Tak hanya fokus pada penanaman pohon, Pupuk Kaltim turut mengembangkan inisiatif lain seperti konversi kendaraan operasional ke kendaraan listrik dan penggunaan energi terbarukan seperti clean ammonia. Semua langkah ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sebagai perusahaan pupuk terbesar di Asia Tenggara, Pupuk Kaltim berharap program ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak. “Pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang erat, kita dapat membangun masa depan yang lebih hijau untuk generasi mendatang,” tutup Soesilo.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *