BrandExcellence.id – Proyek Proving Ground Bekasi terus berkembang dan akan segera menjadi pusat pengujian kendaraan bermotor terbesar di Asia Tenggara. Dengan fasilitas berstandar internasional, proyek ini mendukung ambisi Indonesia menjadi pusat otomotif terkemuka di Asia Tenggara.

Langkah Strategis untuk Daya Saing Otomotif Nasional
Pembangunan Proving Ground Bekasi oleh PT Indonesia International Automotive Proving Ground (IIAPG) telah mencapai 56,57% dan dijadwalkan selesai pada April 2025. Proyek ini memiliki tujuan strategis, yakni meningkatkan daya saing industri otomotif Indonesia di pasar global, sekaligus mendukung Visi Indonesia Emas 2045. Fasilitas ini dirancang sesuai standar internasional seperti United Nations Regulation (UNR) dan Mutual Recognition Agreement (MRA) ASEAN.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dalam kunjungannya menyampaikan pentingnya Proving Ground ini dalam meningkatkan ekspor otomotif Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor mobil pada semester pertama 2024 mencapai USD 278 miliar, sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 297 miliar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan performa ekspor dan memperluas akses produk otomotif nasional ke pasar internasional.
Fasilitas Canggih Berstandar Internasional
Proving Ground Bekasi dilengkapi dengan 16 fasilitas uji, termasuk High Speed Oval Track sepanjang 3,5 km yang memungkinkan kendaraan melaju hingga 250 km/jam. Terdapat pula fasilitas Test Crash dan Test Hills, yang dirancang untuk menguji keamanan dan performa kendaraan di berbagai kondisi medan. Tidak hanya itu, Proving Ground ini juga mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan menyediakan uji emisi standar Euro 6, yang lebih ketat dibandingkan Euro 4 yang berlaku di Indonesia saat ini.
Pembangunan fasilitas ini melibatkan berbagai pihak besar dari dalam dan luar negeri, seperti Astra Group, Toyota Tsusho, dan Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (JOIN) dari Jepang.
Kontribusi terhadap Ekonomi dan Keberlanjutan
Proyek ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis otomotif, tetapi juga keberlanjutan lingkungan. Dengan adanya fasilitas uji emisi yang memenuhi standar global, Proving Ground Bekasi menjadi langkah konkret dalam mendukung Indonesia mencapai target Net Zero Emission pada 2060. Selain itu, proyek ini menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan skala dan teknologi canggih, Proving Ground Bekasi diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi Indonesia, memperkuat daya saing produk otomotif nasional, dan mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.