Program JAGO: Membantu Ratusan UMKM Indonesia Siap Go Digital

BrandExcellence.id – Program UMKM Jadi Go Digital (JAGO) yang merupakan kolaborasi antara Kementerian Perdagangan dengan Lazada Indonesia dan Lampu.id, kini telah mencapai puncaknya. Program ini sukses membantu ratusan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk siap menghadapi transformasi digital. Sejak Agustus lalu, lebih dari 250 UMKM terpilih berpartisipasi dalam rangkaian pelatihan yang berfokus pada peningkatan daya saing digital, inovasi bisnis, serta strategi kolaborasi.

  • Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Moga Simatupang (kedua dari kiri) memberikan penghargaan kepada pemenang UMKM Jadi Go Digital (JAGO) 2024.

Dalam acara puncak yang diadakan di Auditorium Kementerian Perdagangan, 25 UMKM terbaik diumumkan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian mereka. Kriteria seleksi termasuk inovasi, performa digital, adopsi teknologi, dan kualitas produk. UMKM yang terpilih dinilai mampu beradaptasi dengan baik terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh ekosistem digital untuk memperluas skala bisnis mereka.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Moga Simatupang, yang membuka acara ini, menekankan pentingnya kemampuan UMKM untuk terus berkembang di era digital. “Melalui program JAGO, kami berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan pengetahuan dan teknologi digital secara maksimal, sehingga mampu bersaing di pasar lokal maupun internasional,” ujarnya.

Kolaborasi Strategis untuk UMKM Indonesia

Lazada Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaku usaha lokal. Budi Primawan, Vice President – Government Affairs Lazada Indonesia, menjelaskan bahwa program JAGO adalah bagian dari upaya Lazada dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan. “Program ini tidak hanya tentang pelatihan, tetapi juga tentang menciptakan fondasi kuat bagi pertumbuhan jangka panjang UMKM di Indonesia,” katanya.

Lazada juga menyediakan berbagai inisiatif bagi UMKM peserta program, seperti akses ke platform Lazada, program pemasaran afiliasi, serta partisipasi dalam festival belanja online. Momentum ini, menurut Budi, merupakan kesempatan emas bagi pelaku usaha untuk meningkatkan eksposur dan penjualan, terutama menjelang festival belanja akhir tahun yang selalu menarik minat konsumen.

Penguatan Ekosistem Digital

Selain pelatihan teknis, program JAGO juga mengedepankan penguatan ekosistem usaha yang kolaboratif. Para peserta saling berbagi pengalaman dan inspirasi, menciptakan komunitas UMKM yang lebih kuat dan siap menghadapi tantangan era digital. Melissa Wijaya, Founder Lampu.id, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan UMKM untuk menciptakan lingkungan usaha yang dinamis. “Kami berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut demi mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia,” tambahnya.

Dengan berakhirnya program JAGO, Kementerian Perdagangan, Lazada, dan Lampu.id berkomitmen untuk terus melanjutkan dukungan terhadap UMKM melalui inisiatif strategis lainnya. Tujuan utamanya adalah menciptakan ekosistem digital yang inklusif, di mana setiap pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang di pasar lokal dan internasional.

Program JAGO 2024 bukan hanya sekedar pelatihan, tetapi merupakan upaya kolaboratif untuk memperkuat daya saing UMKM Indonesia di era digital. Penghargaan kepada 25 UMKM terbaik adalah bukti nyata bahwa transformasi digital bisa menjadi kunci kesuksesan bagi usaha kecil dan menengah. Kedepannya, dengan dukungan dari pemerintah dan sektor swasta, UMKM diharapkan mampu menjadi kekuatan ekonomi yang lebih tangguh di tengah perubahan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *