
BrandExcellence.id – Dalam upaya mendorong literasi ekonomi, Permata Bank menggelar acara tahunan Wealth Wisdom 2024 dengan tema “Seizing Economic Opportunities in the New Leadership Era”. Acara ini bertujuan memberikan wawasan bagi nasabah mengenai peluang ekonomi di tengah perubahan kepemimpinan dan dinamika global yang terus berkembang.
Fokus pada Pertumbuhan dan Stabilitas
Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar untuk keluar dari middle income trap. Pertumbuhan ekonomi selama dua tahun terakhir berada pada rata-rata 5 persen, dengan target peningkatan lebih lanjut di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah memprioritaskan swasembada pangan, energi, serta hilirisasi industri sebagai strategi utama.
Direktur Consumer Banking Permata Bank, Djumariah Tenteram, menegaskan komitmen bank ini untuk menjadi mitra terpercaya bagi nasabah melalui pendekatan “Growing Together”. “Kami berharap wawasan yang diberikan dapat membantu nasabah mengelola portofolio finansial dan mengambil peluang investasi dengan lebih optimal,” ujarnya.
Perspektif Ahli pada Sesi Wealth Class
Acara Wealth Wisdom 2024 menghadirkan diskusi mendalam bersama para ahli. Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika, menyoroti stabilitas politik dalam kabinet baru serta dampaknya pada ekonomi. Sementara itu, Josua Pardede, Chief Economist Permata Bank, memperkirakan pertumbuhan ekonomi stabil di angka 5,1 persen pada 2025, meski masih dibayangi risiko global dan domestik.
Dari sisi investasi, Lilis Setiadi, CEO PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, membahas strategi menghadapi volatilitas pasar. Ia menyarankan investor agar lebih berhati-hati dengan obligasi tenor panjang di tengah ketidakpastian ekonomi.
Wealth Wisdom 2024: Format Baru yang Lebih Dekat
Tahun ini, acara Wealth Wisdom diselenggarakan dengan format yang lebih eksklusif dan menyasar enam kota strategis di Indonesia, termasuk Semarang, Bandung, dan Surabaya. Acara ini mengusung tiga pilar utama, yaitu Elevate, Mitigate, dan Innovate, untuk membantu masyarakat tumbuh secara finansial dan holistik.
Permata Bank juga menegaskan komitmennya terhadap inovasi dan digitalisasi dalam pelayanan, dengan jaringan luas yang mencakup lebih dari 6,6 juta nasabah di 61 kota di Indonesia.