Pasar Kripto Menyongsong Pekan Krusial: Pemilu AS dan Rapat FOMC

*Analisis menggunakan data Selasa (5/11/2024) pukul 09:00 WIB.

BrandExcellence.id – Pasar aset kripto memasuki pekan yang sangat penting dengan sorotan utama pada dua peristiwa besar: pemilihan umum Amerika Serikat dan keputusan suku bunga Federal Open Market Committee (FOMC). Pergerakan pasar, terutama harga Bitcoin dan altcoin, diperkirakan akan bergejolak seiring dengan dua peristiwa tersebut.

kripto

Pemilu AS: Dampak pada Sentimen Pasar Kripto

Pemilu AS tahun 2024 mempertemukan dua tokoh besar, Donald Trump dari Partai Republik dan Kamala Harris dari Partai Demokrat. Hasil pemilu ini diharapkan membawa perubahan besar pada regulasi aset kripto, terutama dengan adanya perbedaan pandangan dalam mendukung inovasi digital di AS. Trump dikenal sebagai pendukung Bitcoin dan telah berjanji untuk memecat Gary Gensler, Ketua SEC yang sering dikritik atas pendekatannya yang ketat terhadap regulasi kripto. Di sisi lain, Harris juga menunjukkan sikap positif terhadap teknologi blockchain, meskipun belum ada pernyataan tegas terkait kebijakan kripto jika terpilih.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $68.000 setelah sempat mencapai $73.600. Menurut Panji Yudha, Financial Expert dari Ajaib Kripto, aksi taking profit yang terjadi setelah Bitcoin mendekati all-time high (ATH) di $73.750 menyebabkan koreksi harga ke bawah $69.000. Dari sudut pandang teknikal, BTC berpotensi melemah terlebih dahulu ke level MA-50 di sekitar $65.500, yang dianggap sebagai area ideal untuk buy the dip. Jika BTC mampu rebound, harga kemungkinan besar akan kembali menuju $70.000.

Selain itu, perdagangan ETF Bitcoin spot menunjukkan tren positif dengan empat minggu berturut-turut mengalami net inflow. Data SoSo Value mencatat inflow sebesar $2,22 miliar pekan lalu, menandakan kepercayaan investor terhadap potensi aset ini meski kondisi pasar global tengah tidak menentu.

Keputusan Suku Bunga FOMC: Potensi Pengaruh pada Bitcoin

Rapat FOMC yang dijadwalkan pada 6-7 November 2024 juga akan menjadi penentu arah pasar. Berdasarkan data CME Group, ada kemungkinan besar penurunan suku bunga Fed sebesar 0,25%, yang akan menurunkan Fed Funds Rate dari 4,75% menjadi 4,50%. Penurunan suku bunga ini diharapkan meningkatkan likuiditas pasar, yang berpotensi mendukung reli aset kripto.

Dengan suku bunga Fed diprediksi berada di kisaran 4,25%-4,50% pada akhir 2024, dan kemungkinan lebih lanjut menurun hingga 3,0%-3,50% pada 2025, ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter ini dinilai positif oleh investor aset digital. Jika keputusan FOMC sesuai ekspektasi, volatilitas BTC dan altcoin berpotensi mengalami lonjakan dalam beberapa hari ke depan.

Waspadai Volatilitas Tinggi dan Potensi Buy the Dip

Volatilitas Bitcoin cenderung meningkat pada pekan ini. Berdasarkan data historis, Bitcoin telah menunjukkan tren kenaikan setelah pemilu AS, seperti pada tahun 2020 dan 2016. Meski data tahun ini belum tersedia, banyak investor yang optimis akan kenaikan harga BTC dalam jangka pendek.

Para trader diimbau untuk mempersiapkan stoploss guna meminimalisir potensi kerugian, mengingat kondisi pasar yang dinamis dan mudah berubah. Investor jangka panjang juga diharapkan berhati-hati terhadap koreksi harga yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama dengan adanya dua peristiwa besar yang berpotensi mempengaruhi pergerakan Bitcoin dan altcoin. Pasar kripto kini menanti apakah BTC mampu mencetak rekor baru atau justru akan terkoreksi sebelum akhir tahun 2024.

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Kripto membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli aset kripto. Harga aset kripto berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Ajaib Group menaungi Ajaib Sekuritas (PT Ajaib Sekuritas Asia) yang berizin dan diawasi OJK serta Ajaib Kripto (PT Kagum Teknologi Indonesia) berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *