BrandExcellence.id – Pemisahan Unit Usaha Syariah (spin-off) di industri keuangan menciptakan peluang besar bagi perkembangan asuransi syariah di Indonesia. Salah satu perusahaan yang aktif merespons tren ini adalah PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance). Perusahaan ini optimistis dapat mencapai kinerja positif di tahun 2025 dengan terus meningkatkan kolaborasi dan inovasi dalam produk syariah.
Keunggulan Asuransi Syariah Dibandingkan Konvensional
Asuransi syariah hadir sebagai jawaban bagi masyarakat yang menginginkan perlindungan finansial sesuai prinsip syariah. Berikut beberapa manfaat utama dari asuransi ini:
- Tidak Ada Dana Hangus
Dalam asuransi syariah, dana nasabah tidak akan hangus berkat konsep wadiah (titipan). Dana yang tidak digunakan akan dikembalikan, berbeda dengan sistem di asuransi konvensional. - Bebas Riba dan Transparan
Asuransi syariah menghindari unsur riba, ketidakjelasan, dan perjudian. Pengelolaan dana dilakukan secara terbuka, sehingga nasabah dapat memantau aktivitas investasi serta kondisi keuangannya. - Kesesuaian dengan Prinsip Islami
Produk asuransi syariah memastikan seluruh prosesnya sesuai dengan nilai-nilai syariah. Hal ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat Muslim yang ingin menjaga kehalalan transaksi keuangannya.
Kinerja dan Pengakuan Positif Tugu Insurance
Tugu Insurance mencatat pertumbuhan signifikan di unit syariahnya. Pada akhir 2024, premi asuransi syariah perusahaan ini mencapai Rp 56,2 miliar, hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total aset gabungan unit syariah juga mencapai Rp 207,3 miliar.
Selain itu, Tugu Insurance berhasil meraih penghargaan bergengsi, seperti “The Best Sharia General Insurance 2024” dan “The Best State Owned Enterprise Subsidiary 2024.” Penghargaan ini menunjukkan kualitas dan komitmen perusahaan dalam mengelola unit usaha syariah.