
BrandExcellence.id – Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan dunia setelah mencatatkan all-time high (ATH) lebih dari USD99.000 atau sekitar Rp1,5 miliar sebelum mengalami koreksi ke USD90.000. Sepanjang November, Bitcoin menunjukkan lonjakan harga sebesar 40,8%, menjadikannya sebagai kenaikan bulanan terbesar dalam sejarah. Dengan kapitalisasi pasar mencapai USD1,9 triliun, kontribusi Bitcoin mendorong total kapitalisasi pasar kripto global mencapai USD3,4 triliun.
Kenaikan ini turut didukung oleh meningkatnya kepercayaan investor institusional. Bitcoin ETF di Amerika Serikat mencatatkan inflow kumulatif lebih dari USD30 miliar dalam satu pekan terakhir November. Salah satu pemain utama, BlackRock, menambah kepemilikan sebanyak 21.304 BTC senilai USD2,05 miliar, sehingga total kepemilikan mereka kini mencapai hampir setengah juta BTC.
Oscar Darmawan, CEO INDODAX, menyebut fenomena ini memberikan efek domino pada altcoin. “Aset seperti Ethereum dan lainnya turut mengalami kenaikan, menciptakan peluang besar bagi investor untuk diversifikasi portofolio,” jelasnya.
Stablecoin dan Altcoin Ikut Menguat
Stablecoin, seperti Tether (USDT), juga mencetak rekor baru dengan kapitalisasi pasar sebesar USD195 miliar atau sekitar Rp3.016 triliun. Oscar menyoroti pentingnya stablecoin sebagai sarana penyimpanan nilai di tengah volatilitas pasar. “Stablecoin menjaga keseimbangan ekosistem kripto dan menawarkan likuiditas tanpa keluar dari pasar,” ujarnya.
Di sisi lain, altcoin seperti Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) mencatatkan pertumbuhan signifikan, naik lebih dari 50% sejak terpilihnya Trump sebagai presiden. Volume perdagangan Bitcoin dan stablecoin pun meningkat tajam, masing-masing mencapai USD50 miliar dan USD118 miliar, menunjukkan tingginya aktivitas pasar.
Lonjakan Memecoin dan Optimisme Investor
Tren positif pasar kripto juga tercermin dari kapitalisasi memecoin yang mencapai USD124 miliar. Dogecoin (DOGE), misalnya, mengalami lonjakan 180% hingga menyentuh harga USD0,48000. Bonk (BONK), memecoin berbasis Solana, bahkan mencatat kapitalisasi pasar sebesar USD3,3 miliar, menjadikannya memecoin terbesar keempat.
Oscar memperingatkan bahwa meski memecoin memberikan keuntungan cepat, volatilitasnya yang tinggi dapat menjadi risiko besar bagi investor. “Investor perlu berhati-hati dan memahami potensi utilitas aset tersebut,” tambahnya.
Dengan sentimen pasar yang positif, banyak analis memprediksi Bitcoin bisa menembus angka psikologis USD100.000 dalam waktu dekat. “Momentum ini dapat menarik lebih banyak likuiditas dari investor institusional dan ritel, membawa industri kripto ke era transformasi digital yang lebih matang,” tutup Oscar.